Tampilkan postingan dengan label KULIAH S2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KULIAH S2. Tampilkan semua postingan

23 Maret 2015

Rias Wisuda S1 dan S2

di 09.40 0 komentar
Postingan kali ini ingin membagi tentang pengalaman rias wisuda S1 dan S2 saya yang sangat sederhana dan ingin minimal budget.
Wisuda S1 saya dilaksanakan April 2013 di Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga. Sebenarnya rencana awal saya bisa wisuda bulan Desember 2012. Singkat cerita karena dosbing yang bertindak sebagai ketua sidang tidak bisa hadir di batas terakhir pelaksanaan sidang yaitu 19 Oktober maka sidang saya di tunda hingga 22 Oktober 2012. Sempat kesal sebentar namun yakin bahwa ini Qadarullah.
Nah, menjelang wisuda banyak sekali yang harus di urus setelah menyelesaikan pritilan syarat melakukan wisuda. Kesulitan pertama yaitu:
  1. Mencari Tempat Rias untuk wisuda
    Yups, mungkin gegara tidak punya banyak informasi jadi galau sendiri hingga suatu saat ketika main-main di kos teman terjadi obrolan berujung bahwa ia biasa merias. Alhamdulillah, senang banget tentu karena gak usah repot-repot cari tempat rias. Agak was-was juga ke tampat rias biasa nanti terlalu menor kaya manten gitu yang bikin males.
    Teman ini menggunakan Wa*dah kosmetik yang katanya cocok untuk semua kulit, juga yang paling penting adalah harga bersahabat. Saat itu dia hanya minta Rp. 50.000,- tanpa embel-embel. Teman lainnya bilang kalau di salon bisa 100 belum sama jilbabnya.

    Untuk S2 ini saya milih dekat rumah ternyata ada salon yang setelah ngobrol-ngobrol beberapa saat ternyata cukup pas di kantong. Rp. 100.000,- plus jilbabnya. Teman saya yang S1 merias dulu harus pulkam karena menunggu HPL (doakan smg lahirannya lancar). Salonnya juga biasa merias GS di UIN yang merupan paduan suara yang mengiring saat prosesi wisuda. So far sih dari koleksi foto-fotonya not bad, tapi patut di coba. Plusnya lagi, gak perlu pusing-pusing berangkat jam 4 subuh kayak pas S1 untuk mendekat ke Papringan. Hehe
    Tipsnya sih yang penting sebelum mencari riasan utamakan tempat yang dekat rumah, knp? selain harga miring juga kesepakatan mudah dilakukan. Sampaikan juga keinginan kita misal ingin riasan yang bagaimana, model jilbab seperti apa, apakah ia bisa model jilbab tertentu yang kita inginkan, jam berapa kita harus datang, apakah ke salon atau perias kerumah. dan lainnya.
  2. Kebaya/ Baju wisuda
    Ini yang bikin bingung juga, banyak tempat sewa kebaya namun mencari tempat yang pas di kantong mahasiswa agak sulit juga. Saat S1 teman yang ikut rias bareng bajunya sewa juga, lumayan harganya yaitu setengah dari harga beli loh.
    S1 kemarin saya sederhana banget, saya tidak pilih kebaya tapi gamis sederhana yang saya suka warnanya. Sampai-sampai temen yang rias pikir saya belum ganti baju. Well, gak pengen berlebihan gara-gara sudah kesel wisudanya mundur -_- . Mungkin teman-teman yang gak pengen ribet bisa meniru langkah ini yaitu menggunakan gamis yang kita punya. Toh juga saya males buka-buka rompi hitamnya. Yakin deh, namanya wisuda itu melelahkan. Setelah sekian jam di rias, laluu duduk manis mendengarkan seremonial upacara hingga menunggu antrian pemindahan kucir banyak teman yang mengantuk dan lemes gara-gara belum sarapan. Maka begitu keluar gedung, yang terfikir pertama yaitu ingin cepat pulang dan tidur. Trust me, hehe
    Untuk S2 ini pengen membahagiakan ibu, okelah tidak pakai kebaya tapi pakai yang agak bagusan dikit gak kayak pas S1. Inisiatif muncul untuk jalan-jalan ke pasar mencari baju yang pantas, niat memang cari jadi aja gak ribet nentukan mode dan irit.
    perbandingan menjahit dan beli sendiri kurang lebih begini.
    Ibu saya beli kain kebaya, brokat, selempang dan roknya habis sekitar 300an, tambah jahitnya 175rb
    Saya cuma melirik sebuah baju cantik yang di pajang di toko, harga nya 200rb.
    Modelnya ini

    Teman saya yang S2 sedang bingung juga mencari baju kebaya, di daerah Jogja banyak sekali pilihan namun yang pas di hati tentu beda. Kata dia untuk sewa saja sudah 150rb padahal harga bajunya 300rb, itu baru kebaya belum ada roknya. So, gunakan kesempata waktu yang tersisa untuk sebanyak-banyaknya minta referensi orang yang sudah kenal Jogja atau punya teman pemilik butik. Kalau saya sih lebih suka ke pasar atau pertokoan sekitar pasar aja. Karena harga miring tadi, mereka tidak di pungut pajak tinggi seperti di toko besar jadi harganya pun bervariasi.
  3. Foto Kenangan
    Nah, satu hal yang tak boleh di lupakan adalah foto kenangan. Rugi dong ya udah pakai kebaya bagus, make up kece eh lupa gak di foto. Lumayan bisa untuk cerita ke anak cucu betapa indahnya pengorbanan kita ini. Hehe
    Urusan foto, untuk S1 kemarin saya mempercayai Fuj* F*lm. Ceritanya yang menghadiri wisuda saya cuma bapak dan ibu. Nah pengen punya kenangan dengan dua adek saya makanya foto di rumah saja. Saya pikir mending ke tukang foto yang ahli deh, kebetulan di Jalan Solo ada. Harga cukup bagus cuma hbis 100rb untuk 3 buah foto 10R. Tapi hasilnya kurang memuaskan karena editan background dan teknik foto kurang bagus. Editan foto terlalu over sehingga tampak seperti tembok (riasan alami malah gak nampak). Yah, pengalaman deh. Yang penting dapat moment foto bareng.
    Sebenarnya menggunakan kamera apapun hasilnya bagus tergantung yang foto bisa teknik atau tidak (Kata teman saya :D)
    Jadi S2 ini teman saya usul kalau mengambil paket yang ditawarkan tempat rias di Jetis itu. Kebetulan suaminya fotografer. Untuk 4 orang hasilnya 40 foto dan kameramen ikut ke lokasi wisuda dan ke rumah dia hanya minta 250rb. Temanku langsung heran sekaligus heboh..Oke ning ambil aja.. Haaduh

    Nah, itulah beberapa hal yang sering jadi pikiran saat menghadapi prosesi wisuda. Siapapun pasti pengen maksimal di moment tak terlupakan itu. Wisuda bisa menjadi tanda resmi perpisahan kita dengan sahabat, teman, kampus dan suasana akademik yang dulu kita anggap menjemukan. Wisuda menjadi momentum penting bahwa usahamu kini terbayar sekaligus persembahan buat orang tua tercinta yang mendamba kelulusan anaknya.



19 Februari 2014

Kuliah Part I

di 11.50 0 komentar
Sebelum cerita tentang kuliah semester II pengen mengabadikan masa-masa S1 ni.. Ini dosen-dosen kami 


Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag
Dosen Studi Qur'an

Dr. Usman, SS. M.Ag
Dosen Filsafat Pendidikan Islam



Dr. Hamdan Daulay, M.Si
Dosen Politik dan kebijakan Pendidikan Islam


Dr. Siti Maryam, MA.
Dosen Sejarah Pendidikan Islam

Dr. Sangkot Sirait, MA
Dosen Filsafat Ilmu, Topik-Topik Epistimologi

dan ada 2 dosen lagi tapi tidak sempat difoto..
Semoga ilmu ini barokah, mari yuk kita doa seperti doa Nabi Ibrahim dalam Al Qur'an
رَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَأَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ. وَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى اْلأََخِرِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ ROBBI HABLII HUKMAN WA ALHIQNII BISH SHOOLIHIIN WAJ ‘ALLII LISAANA SHIDQIN FIL AAKHIRIIN. WAJ ‘ALNII MIN WAROTSATI JANNATINN NA’IM. “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sholih dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan.”(QS. Asy-Syu’ara 83-85)

Sumber - Source - http://referensidunia.blogspot.com/2012/06/101-doa-dan-dzikir-rosulullah-saw.html
WZ♥87

رَبِّ هَبْ لِي حُكْماً وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ. وَاجْعَل لِّي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ. وَاجْعَلْنِي مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ. وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ.
Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni'matan, dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan.
(QS. Asy-Syu'ara: 83-85 dan 87)
ROBBI HABLII HUKMAN WA ALHIQNII BISH SHOOLIHIIN WAJ ‘ALLII LISAANA SHIDQIN FIL AAKHIRIIN. WAJ ‘ALNII MIN WAROTSATI JANNATINN NA’IM. “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sholih dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan.”(QS. Asy-Syu’ara 83-85)

Sumber - Source - http://referensidunia.blogspot.com/2012/06/101-doa-dan-dzikir-rosulullah-saw.html
WZ♥87
رَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَأَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ. وَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى اْلأََخِرِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ

Sumber - Source - http://referensidunia.blogspot.com/2012/06/101-doa-dan-dzikir-rosulullah-saw.html
WZ♥87
رَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَأَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ. وَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى اْلأََخِرِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ ROBBI HABLII HUKMAN WA ALHIQNII BISH SHOOLIHIIN WAJ ‘ALLII LISAANA SHIDQIN FIL AAKHIRIIN. WAJ ‘ALNII MIN WAROTSATI JANNATINN NA’IM. “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sholih dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan.”(QS. Asy-Syu’ara 83-85)

Sumber - Source - http://referensidunia.blogspot.com/2012/06/101-doa-dan-dzikir-rosulullah-saw.html
WZ♥8
رَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَأَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ. وَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى اْلأََخِرِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ ROBBI HABLII HUKMAN WA ALHIQNII BISH SHOOLIHIIN WAJ ‘ALLII LISAANA SHIDQIN FIL AAKHIRIIN. WAJ ‘ALNII MIN WAROTSATI JANNATINN NA’IM. “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sholih dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan.”(QS. Asy-Syu’ara 83-85)

Sumber - Source - http://referensidunia.blogspot.com/2012/06/101-doa-dan-dzikir-rosulullah-saw.html
WZ♥87

11 September 2013

Kuliah awal s2

di 15.23 0 komentar

Setelah bebrapa kali menduduki kursi pasca, beberapa suntikan semangatnya bikin terpanggang semnagat. S1 masanya bertanya, S2 masa mengkritisi dan s3 masannya memunculkan teori baru. Saat pak Koiruddin (ketua program pasca) mengisi orientasi studi pasca banyak catatan yang diberikan. 
kunci SUKSES yaitu .................................
 bahagia, mau apa saja bisa.
bagaimana mewujudkan?
_ dengan pendidikan. sarjana sekarang beda dengan sarjana tempo lalu, sekarang s2 pun seperti s1 zaman dahulu, biasa diakses banyak orang. banyak lembaga yang 
Jangan berpikir besok mau kerja apa, tapi maksimalkan mencari ilmu, berdayakan apa yang ada untuk mencari ilmu. Jika mencari ilmu maka dunia+ akhirat akan dapat. Bila hanya mencari dunia (*harta, pangkat, jabatan) maka ya hanya harta yang didapat, ketika harta itu habis ya sudah habislah kita.
intinya sungguh2 dalam mencari ilmu 

Al Mujadalah: 11 "....... Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat

Intinya yang saya baca ada 2 kunci kuasai 
  1. Bahasa Inggris (minimal 2 bahasa arab inggris).  
  2. Rajin menulis, apapun mulai dari koran, jurnal, majalah, buku

Yah, terlambat memang jika baru menyadari bahwa penguasaan bahasa inggris dan arab ternyata sangat lemah. namun tidak ada yang tidak mungkin dan tak ada kata terlambat.. 
Ganbatte.. semangat ^^




 

Lima Belas Menit Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review