10 Juli 2013

Kematian #lagi

di 23.37 0 komentar
Kematian ibarat kawan yang setia menunggu kita. Tak pandang usia, ras dan status. 
Puasa  kali ini ada yang menggetarkan.
Entah kenapa saya kok kepikiran hal yang terjadi beberapa tahun belakangan ini. Setiap awal puasa ada orang yang meninggal di desaku. dan di tahun ini pula rasa penasaran itu terjawab sudah.
Innalillahi wa inna ilaihi ro'jiun, yang meninggal adalah mbahku, tepat hari ke 2 puasa setelah magrib ada yang ngebel rumah berbarengan dengan pengumuman 'lelayu'. 
Ada banyak hal yang dapat kita ambil
  • selalu bersihkan rumah/ tempat tinggal apapun keadaannya, walaupun kita tak mengadakan hajatan
  • siapkan jarit yang mencukupi, antisipasi saja
  • Berbuat baik pada tetangga, ini point paling penting

ya Allah, Kematian bukanlah hal yang menakutkan. Bagi orang beriman ia adalah gerbang menuju surga. Karena kematian adalah awal perjumpaan dengan Allah.
Kini, yang terpenting bukan menunggu kapan kita mati. tapi siap sedia dimanapun kita siap mati.

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya," (QS Ali 'Imran [3]: 185).

"Di mana pun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi dan kokoh..."  (QS An-Nisaa' [4]: 78).


5 Juli 2013

Ujian Pasca

di 09.56 0 komentar
Alhamdulillah ujian pasca sudah lewat, tanggal 3-4 Juli,
Hari pertama, awalnya terasa biasa tapi beda ketika melihat sebelah saya bukan orang asing. sambil muter2 memori owalah ini guru yg saya kenal.
Ujian 1 bahasa inggris, jujur saya gak bisa...
Ujian 2 TPA, lebih ruwet tapi lumayan masih bahasa ibu jd bisa dpahami lah..
nah, keganjilan terjadi ketika detik waktu masih setegah jam lagi.
orang disebelahku tiba2 "ngupil" oh no...
entah mengapa saya juga suka ngupil tapi 'risih' liat orang demikian di sebelahku.
dan yang lebih mencengangkan, no..no..
Upilnya di lap di bawah meja . >_<

Ya Allah ampuni aku, jadi saksi dan bingung berbuat apa
wew.. habis tes kita dikasih snack ni, lumayan buat ganjel2 tas

Tes hari kedua juga lumayan, yah cuma bahasa arab.
ternyata entah saya men'enteng'kan atau memang gak teliti yah..
di penghujung waktu kurang 5 menit saya baru menyadari, masih ada lembar soal yang belum ku kerjakan #nangis gemeteran

wah mbak ning rajin banget tuh, sampe bel akhir aja masih ngerjain -_-
habis itu represing ke pameran deh

*semoga hasilnya memuaskan dan ini menjadi langkah awal menapaki dunia pasca

                                                                                                        Tanjungan, 5 Juli 2013

28 Juni 2013

Beasiswa *opini ajah

di 22.52 0 komentar
Pengen mandiri sih iya, tapi kalo belum kerja?
dijamin pasti nadah terus sama orang tua. yah, beberapa kondisi memang tidak memungkinkan untuk bekerja seperti (belum dapat ijin ortu untuk kerja) dsb. Sebagai mahasiswa pasti andalan utama adalah BEASISWA ya kan. bagi orang tak mampu secara ekonomi memang wajib dapet *menurut saya, tapi pandangan berubah sinis ketika yang ,mendapatkan adalah anak orang "mampu". Apa yo salah orang mampu dapat beasiswa? asal jalan dan usaha yg ditempuh wajar sah2 aja kan. 

Wah, intinya kembali lagi pada Tauhid *kata Aa Gym, intinya tak usah iri sama orang yang dapat atau jangan  terlalu bangga bila terus dapat beasiswa. saya sendiri punya konsep yang saya yakini kebenarannya bahwa : Allah sudah atur rejeki orang sedemikian sesuai kebutuhan yang hanya Allah yang tahu, sengoyo apapun kalau Allah tak ijinkan ya percuma, juga saya yakin "Hukum Pencucian" *atau apalah istilahnya, kalau kita memperoleh sesuatu dengan cara yang tidak halal/ potong kompas maka tunggu saja akan ada suatu masa dimana kita dibalas dg hal yang tak pernah kita duga. ketika semua hal kita tuntut gratis maka akan ada "bayaran"" tak terduga akan kita alami. Terdegar sangar tapi beberapa pengalaman orang sekitar begitu yang 'terbaca' olehku.

kalau Ibu saya bilang : selama mampu usahakan bayar mbak, kalau mengharap kuliah gratis padahal ada rejeki takutnya Allah 'tukar' dengan hal lain yang tak terduga.

Al-Qur’an menerangkan,”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku),maka pasti azab-Ku sangat berat.”(QS.ibrahim [14]: 7)


Pas Namu -_-

di 22.21 0 komentar
Gimana coba kalo tiap bertamu kita disuguhi teh sepeet banget, iya sih orang jawa sukanya minum teh seduhan gt. ceritanya saya kan #gak jadi ah, nanti anaknya pada baca trus saya malu deh

intinya setiap datang si ibu ramah sekali menyuguhkan teh, tapi sepetnya itu lo. Mau bilang "maaf bu saya gak suka teh sepet *pengen reques jus aja. tapi kan gak enak banget, mau gak diminum lebih gak enak kan.
Jadi beberapa kali saya namu, terpaksa sambil merem saya paksa minum, 
ajaran buat siapapun untuk menyuguhkan tamunya dengan hal yang terbaik.

sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

“Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.” 
(HR. Bukhari)
dan juga pelajaran buat tamu ni


22 Juni 2013

alasan masuk pesantren? *_*

di 20.32 0 komentar
cuma mau bilang..
bingung banget tadi pas mau ngeles ditanya ibu2
"mba dulu motivasi mondok apa? pengen anak saya kaya mb #malu..
hehe.... dengan malu-malu bingung,,,
"saya dulu sebabnya paranoid sama pelajaran bahasa Jawa bu, sejak SD nilai pasti b.jawa pake tinta merah. akhirnya minta ibu bpk buat nyari sekolahan yang gak ada bahasa jawanya :D, alhamdulillah lah ketemu TARUNA...
"langsung bisa menyesuaikan? tanya si ibu"
"ya... gimana ya bu, kan takut gak naik kelas.. ya sudah ngikutin aja"
iya ni.. pengen memotivasi anak saya biar mau masuk pondok..

huft, sebaiknya memang masuk pondok punya motivasi kuat agar tidak asal-asalan. banyak lo yang kabur ato malah jadi "buronan" :D
semangat.. masuk pondok asyik lo, pisah sama ortu jadi mandiri
 

Lima Belas Menit Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review