6 Agustus 2014

Simulasi dan Sosialisasi CAT di BKN tgl 12 Ags 2014

di 15.53 0 komentar

karena servernya sering down, infonya saya tambah disini mungkin ada yang memerlukan.. kalau susah buka webnya, daftar lewat YM atau telpon aja mudah..
ini keterangannya:
  • Pendaftaran simulasi CAT melalui website Kanreg I BKN (www.bkn-yogya.net)
  • Pendaftaran juga dapat melalui telepon (0274) 868234 ext. 108, atau melalui Yahoo Messenger (kanreg1bkn@yahoo.com)
  • Pendaftaran secara resmi dimulai tanggal 6 s/d 11 Agustus 2014 atau
  • Pendaftaran akan ditutup setelah kuota peserta Simulasi CAT terpenuhi
  • Simulasi akan dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Agustus 2014
  • Simulasi akan dilaksanakan di Ruang CAT, Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Jl. Magelang Km 7,5 Sleman Yogyakarta
  • Pelaksanaan simulasi CAT akan dibagi menjadi 10 sesi
  • Peserta diwajibkan hadir 30 menit sebelum waktu Simulasi CAT sesuai jadual sesi yang didapatkan
  • Peserta wajib membawa kartu peserta Simulasi CAT yang didapatkan setelah melakukan pendaftaran
  • Untuk melakukan pendaftaran secara online, isi form di bawah ini; selanjutnya cetak Kartu Peserta Simulasi CAT

Pendaftaran via Telepon atau Yahoo Messenger

Jika Anda mengalami kesulitan mendaftar melalui website kami karena padatnya akses, silakan mendaftar melalui telepon atau yahoo messenger pada jam-jam kantor (Hari Senin s/d Jum'at jam 07.00 s/d 15.00 WIB). Setelah mendapatkan nomor peserta, silakan cetak kartu peserta melalui fasilitas Cetak Ulang Kartu Peserta.
telepon_kanreg1 

Al Qur'an, Obat Stroke Ampuh..

di 15.46 0 komentar
Mengawali tulisan ini saya ingin berkisah tentang kunjungan kami ke salah satu rumah sakit di Kalasan. Saat itu mengunjungi simbah yang tinggal dibelakang rmh.

Saat itulah anak simbah ini menceritakan perihal mertuanya yang juga tinggal dekat rumah bagaimana bisa sembuh dari penyakit stroke yang dialaminya. Menurut prediksi kesembuhannya sangat kecil dan harus terus diterapi. Ibu ini kemudian menceritakan bahwa saat ayahnya stroke berat itu (mati setengah, lupa ingatan dan sdh kena jantung) maka semua anak-anaknya, cucu, mantu dan semua keluarga diberbagai pulang kerumah, hanya untuk melihat bapak ini. 
Bahkan murid-murid SD nya yang sebagian besar sudah berkeluarga pun berdatangan setiap hariinya. Para anak membagi tugas siapa yang menjaga, menggerak-gerakan tubuh ayahnya yang lumpuh total (mati) karena saran dokter setiap hari semua anggota badan harus bergerak. Mereka tidak putus asa, setiap hari semua cucu menghibur dan menyenangkan hati si ayah.

Alhamdulillah..mu'jizat si ayah yang telah lama lumpuh, tak mampu bicara, lupa semua hal kini sehat bugar sampai hari ini. yang mencengangkan kata si Ibu, hal pertama yang ayahnya ingat adalah bacaan solat, dan huruf al qur'an pun beliau ingat semua.
dalam Al Qur'an digambarkan: 
“..dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya…” (QS. Al Hajj:5)

 Sayapun kagum dengan beliau, pagi-pagi sekali sudah jalan-jalan dengan istrinya, lalu menyapu halaman, menyirami semua tanaman, lalu mandi, mengaji (ini setiap hari lo), baca koran, menonton tivi, tidur sebentar, solat duhur, dan begitu daily activity si ayah yang membuat takjub semua keluarga.

satu pesan yang nempel banget dikepala saya, yaitu dengan mengaji. ya mengaji, menghafalkan bacaan solat, itulah yang membuat ingatan ayah ini pulih total.
MasyaAllah..Tabarokallah..













Tidak berlebihan kalau dikatakan, siapa yang menghafalkan al Qur'an dia tidak akan pikun. Bukan hanya teori tapi dibuktikan bahwa salah satu fadhilah belajar, menghafalkan qur'an adalah jauhnya dari pikun.
Semoga Allah selalu melindungi kita dan tidak menimpakan pikun hingga akhir hayat.

2 Agustus 2014

Cara Mengecek Tulisan Terbit di Jawa Pos

di 10.36 0 komentar
Ada yang suka nulis di Jawa Pos gak yaa?
Baca-baca nih, kalau kita mau nulis rubrik2nya bisa dicek tanpa harus beli korannya..
nih alamatnya
 
trus masukkan kata kunci yang kita kirim, sabar.. ya memang gini caranya kalau males langganan korannya. Saya juga males banget kalo tiap hari beli. Sekarang enak kan udah ada epaper beberapa koran. 
Harus sabar melalui tempaan ini. Mereka yang sabarlah yang menang..

Tulisan ini masih draft sih.. besok2 tambah lagi karena baru banyak agenda. 
Happy Writing guys..

1 Agustus 2014

Proses Kepompong Kupu-Kupu dalam Menulis

di 15.25 0 komentar
Antusias sekali kalau tau ada orang yang punya daya juang keras dan sungguh-sungguh. Pandangan tiap orang terhadap dunia berbeda-beda yang penting jangan sampai menganggap dunia gak penting dan tidak berusaha mencapai yang terbaik. Orang yang sungguh-sungguh mengejar dunia tidak melulu jelek koq. mengapa? karena kita tak pernah tau bagaimana upaya nya mencapai akhirat. inget kan hadis Rasulullah SAW yang menceritakan ada seorang ahli surga, namun yang ternyata ia hanya laki2 biasa dengan amalan yang biasa saja (normal seharusnya dilakukan). namun ketulusan dan sikap qonaahnya yang membuat ia menjadi ahli syurga. Intinya memang kita masuk surga karena Rahmat Allah dan bukan karena amalan yang tak seberapa dan kadang terpaksa #al hadis

Tak jarang kita suka iri melihat orang yang punya berbagai kelebihan, apalagi saat tahu usianya sama persis (tahun, bulan) pasti kita bakal stalking kemana-mana cari info tentang karya dan apa yang ia lakukan. Terlebih kalo orang itu terkenal, ya walaupun hanya di kalangan tweps atau komunitas tertentu pasti speachless sambil bilang, kok bisa ya?

Misal nih, ada seorang wanita usia kurleb 25 tapi karya tulisnya udah dimana-mana. Novel, cerpen, esai, artikelnya udah berjamuran di berbagai media lokal-nasional. cas-cus arab-Inggrisnya OK. udah nikah punya anak 3 soleh/ah. Pasti rasanya pengen cakar-cakar tembok trus bilang.."aduh gusti kok aku gak bisa gitu ya. kok aku biasa-biasa aja ya?"

Manusiawi, dan positif kok kalau ini diarahkan untuk memperbaiki diri untuk meniru jejak juangnya. Bukannya malah meratap, nangis 7 hari atau makan-tidur sebagai pelampiasan. #this's over guys..

Yups, Dosen saya S1 katakanlah terlihat biasa namun tiada yang menyangka beliau adalah penulis beberapa buku best seller. Pak Suyadi, boleh search di goggle siapa dia. Kerennya sebelum mengajar beliau memaparkan dulu slide tentang prestasi menulisnya, bayangkan coba dalam sebulan dia bisa menulis 40 buku. Saya sampai hafal banget gegara dalam 1 semester dapat 2 kuliah beliau. Tapi sayang, motivasi saya berhenti sebatas PENGEN. Blas gag mutu...rugi ketemu orang keren bin tsakep tapi gak dimanfaatkan.  Gila!! kita aja bikin 1 makalah bisa 2 bulan dengan grade standar yang gak oke2 banget lah. 

Ternyata, dari cerita yang saya dalami..proses kempompong beliau itu lama dan butuh perjuangan ekstra. Beliau cerita kalau menulis sampai tidak tidur beberapa hari (minim gitu), terus kalau lagi nulis sampai sakaw gitu gak bisa berhenti sampai jemarinya sakit.
Bener ya 'ala bisa karena biasa', kita nulis 1 paragraf aja mikir..mikir akhirnya tidak jadi ditulis. Bayangkan ketika kamu FB-an rutin, 3 hari aja..pasti hari ke 4 kamu pengen lagi atau secara gag sadar tanganmu otomatis buka FB, kamuu aja kaget mungkin. Yup.. habits makes perfect gitu kalau boleh saya ganti. Hehe

atau siapa kenal owner DivaPress?? Yup..bang Edi Ekhiles, Udah dapat silabus gratis belum ya?
Saya kenal beliau pas ikut acara kampus fiksi (cuma ikut sekali tapi banyak terharunya dengan bapak ini). Beliau itu kereeeeen dan tsakeeep luar biasa. Agak kaget juga kalau beliau sedang S3 di UIN SUKA. Kalau punya silabus menulis fiksi yang superrrduper itu lihat halaman belakang ada riwayat singkat beliau. 

Saya meriding sungguhan, karena hasrat ingin mandiri lepas dari orang tua kenekatannya kuliah dengan bekal menulis cerpen. Sejak cerpen pertamanya muncul di KR dengan honor 35.000 beliau lebih terpacu bahkan 'sakaw' kalau istilah dosen saya tadi. Sehari pak Edi bisa nulis tiap hari 2-5 cerpen itu 8-10 lembar dengan 2 spasi. Omegot..hehe.. truely merindings khans.. 

Saya pernah nyoba nulis, itu dari mulai menguatkan niat untuk buka laptop aja udah ngosh-ngosan minta ampun, mo kerja tugas aja syulitnya minta ampun. Tugasnya sih gak sulit tapi maksain diri buat MEMULAI itu  yang alamaaak jaaaan...

Tadi Pagi merenung denger lagunya Shaffix.. (perhatikan yang di Bold aja ya, and gak usah ikut nyanyi gpp kok :D

"Hari ini jadikan lebih baik dari hari kemarin, berusahalah. Hari esok jadikan lebih baik dari hari sekarang, sesungguhnya..."
Beribadahah... seolah akan mati esok hari
Berusahalah... seolah akan hidup selamanya

Niatkanlah di hati, satukanlah di jiwa, dalam menjalani hidup ini
Mulailah langkah baru, di setiap hari yang berganti, agar kita tak tertinggal

Reff:
Hari ini jadikan lebih baik dari hari kemarin, berusahalah...
Hari esok jadikan lebih baik dari hari sekarang, sesungguhnya...

Jika hari-hari dibiarkan berlalu begitu saja
Maka kerugianlah yang pasti menanti, di depan sana...
 

Cluenya..pengen menyimpulkan atau apalah bahwa kesuksesan seseorang dalam menulis itu tidak instans, sekali lagi..tidak instans sodara.. proses dan waktu panjang yang kita gak tau kalo gak tanya2 penulisnya itu yang bikin dia keren.. hehe
kalo katanya mas Edi, kalau kamu baru menulis 1-2 cerpen sebulan jangan ngerasa tulisan kamu udah keren sedunia apalagi anti kritik. Menulis perlu waktu hingga berdarah-darah..jangan ngeluh kalo baru pilek ato mules gara-gara menulis.
And satu lagi, kita tak harus menguasai semua kompetensi.. iri ato pengen sih boleh tapi fokuskan keahlian 1 aja deh..misal nih pengen jago nulis tapi pengen jago al Qur'an.. ya bisa tapi pasti ada yang prioritas atau kerja kamu harus berpuluh kali lipat..

ada pepatah, adagium, kamut ato apa ini saya lupa perkataan seorang tokoh...
Orang sukses adalah orang yang  belajar, bekerja dan berbuat diatas rata-rata orang kebanyakan..

So, you have two choice.. pilihlah pilihan yang berguna buat masa depanmu, Right?



30 Juli 2014

Tabrakan akibat mengacuhkan ortu #saya

di 11.53 0 komentar
Jadi mikir, banyak wanita yang berperilaku seperti lelaki mungkin pengaruh lingkungan juga ya. saya deh, karena teman dirumah adik laki2 jadi perilaku pun mirip.

Nah, jadi ingat nih belum lama ini sebelum bulan puasa lah..saya nabrak orang. Ups, ngeri pokoe..
Ceritanya pagi itu habis dinasehati ibu suatu hal yang saya bosen mendengarnya, saya tetap posisi duduk tapi tak mendengar apa yang ibu katakan sepenuh hati. setelah itu pamit pengen ikut kuliah psikologi Islam di UGM..jam 9.00 pagi.

Hari itu memang tanggal merah tapi males dirumah mending saya pergi aja, nah sepanjang jalan ngalamun gak karuan dan mikir panjang kali lebar. Udah gitu saya gak bisa naik motor pelan, min kecepatan 80 udah pelan banget..kondisi lagi bad mood banget itu.

Nah, ditengah jalan inget kalau ngajak teman baru ikut kuliah itu juga. Sambil cek sms masuklah seperti biasa ke kampus Psikologi dengan ngebut itu padahal belok. Gedubrak..seperti baru bangun tidur dan ditampar 1000 orang rasanya, OMG depan saya ada suami istri, yang istrinya sudah jatuh udah gitu teriak kalo dia hamil. Duh..tambah gemeteran, bingung, dan pengen ngulang 5 menit aja deh..

Untung saat itu ada teman dan suaminya yang membantu urusan hingga kelar, ini mulut udh kaku gak bisa ngomong selain 'maaf..maaf bu'.. tapi lucu juga, si Ibu malah teriak ke suaminya "udah pak langsung bengkel aja gak usah diperpanjang"..padahal saya lebih khawatir kandungan si Ibu, semoga memang tak apa..

Untungnya hanya selebor depan yang saya penyokin, setelah ganti di bengkel.. lalu konsolidasi untuk jalan selanjutnya. si Bapak terlihat gak mau rugi, mulai dari interogasi ini itu, minta KTP, tanya macem-macem..dan clear, tanpa saya harus menyerahkan apapun. saya dibolehkan pergi dengan catatan kalau ada apa-apa dengan istri si bapak maka saya harus tanggung jawab..

Kebayang gak sih, seharian itu bagai setahun..lama banget, plus degdegan banter, mau pulang juga takut, mau gak pulang juga kemana. Ah bismillah, saya udah tanggung jawab..kalo memang ada apa-apa dengan kandungan si Ibu saya siap. Wah saat itu berbagai bayangan tentang penjara, anak yang akan dikasih ke saya untuk diurus, atau membiayai sampai dewasa mulai bertumpuk2. Pengen telpon orang rumah tapi ah tak usah, toh ini salahku.

Setelah panik reda, saya juga baru mikir. Walaupun ngebut tadi jalan masuknya searah dan saya di jalur yang benar dan si bapak yang nyelonong.. tapi gak tau juga sih karena hari libur apa aturannya gak berlaku atau gimana.

Intinya sih, jangan bikin ortu kecewa..hargai dan terima segala keputusannya sepahit apapun. Jangan membantah walau kamu lebih rasional, mulai saat itu saya pun bertekad untuk mendahulukan restu ortu diatas segalanya yang sesuai ridha Allah  SWT.

Emang sih sekarang bukan zaman Siti Nurbaya, tapi tak salah kan kalau dapat restu Allah plus restu ortu..
Semoga semakin dimudahkan menjadi anak yang berbakti guys..

 

Lima Belas Menit Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review