10 Januari 2013

Getun

di 09.51
Reaksi: 
Pagi hari bangun dengan tidur cukup, bangun-bangun sudah ada sarapan tersedia, rumah bersih, tugas kuliah beres. Hmmmm, setelah mandi dan dandan yang rapi maka bergegas ke kampus. Melewati penduduk desa yang ramah, penuh senyum penuh cinta, perjalananmu kali itu mulus hingga sampai dikampus. 

Tau2 ketemu sama Tom-tom (nama di samarkan) yang ngeluh karena dia gagal seleksi pertukaran mahasiswa karena TOEFLnya kurang, lalu beberapa detik berlalu kembali dikagetkan dengan si Tin-tin yang ngomong kalau dia nyesel banget koq mutusin pacarnya yang ternyata si doi anak pejabat (doooh rasa2nya sarapan nasi goreng yang nikmat plus lazat tadi gak ngefek, mendadak lesu dan tak bergairah). 
Gimana pendapat kamu ketika mendengar teman yang suka mengeluh? Ato suka ngomong “Kenapa ya nggak dari dulu..............” dan ekspersi penyesalan lainnya..

Menyesal sebenarnya reaksi positif dari munculnya kesadaran untuk berubah lebih baik, namun perlu dicermati penyesalan adalah titik awal yang belum berujung. Ia mempunyai dua cabang positif dan negatif. Positif ketika penyesalan dilanjutkan dengan usaha-usaha memperbaiki kualitas diri dan negatif bila penyesalan diteruskan dengan menggebuk diri dengan berbagai alasan-alasan yang melemahkan, menyalahkan diri yang tidak pernah serius, diri yang tak bersemangat atau alasan bodoh lain yang semakin memperpuruk kejiwaan kita.



Maka ubahlah, perbaiki dan capai target hidupmu..


Say no to GETUN 


0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Lima Belas Menit Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review