6 Desember 2012

Sarjana GAlau, Gak lah yaww

di 18.45
Reaksi: 
bagi para pecinta ilmu seperti saya #maaf gak sombong lo
pencapaian dalam pendidikan menjadi penting sebab selain tuntutan orang tua (utama sih) juga menunjukkan minat kita terhadap dunia pendidikan.  kalau teman saya sih ada yang bilang "eman mb itungan2 ini sehari 10 rb lumayan, jadi kalo ga kuliah ibarat di PHK .. heheh ada2 sajaa diaa

"PENGANGGURAN INTELEKTUAL BERTAMBAH 20 PERSEN PER TAHUN" bunyi sebuah artikel yang menggoncang dunia persilatan pendidikan dan menggoncang perasaan saya sebagai sarjana, eh calon sarjana karena masih menunggu 6 April 2013 untuk wisuda.. #sarjana semipermanen

bunyi beritanya gini "Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) selama Agustus 2012, dari jumlah penduduk Indonesia yang bekerja sebanyak 110,8 juta orang didominasi lulusan pendidikan sekolah dasar (SD) sebanyak 53.88 juta orang (48,63 persen) dan lulusan sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 20,22 juta orang (18.25 persen).

Sedangkan, lulusan unversitas yang sudah bekerja hanya sebanyak 6,98 juta orang (6,30 persen) dan lulusan pendidikan diploma hanya 2,97 juta orang (2, 68 persen).
(http://visijobs.com/beta/news/detail/2012/12/03/Makn-Banyaknya-Pengangguran-Lulusan-Sarjana)

pengangguran mungkin sarat makna konotasi, sampah masyarakat yang seakan tak ada guna sama sekali.

oh... saya bukan membahas pengangguran ding 

beberapa saat lalu setelah lulus tepatnya 24 oktober 2012 pukul 08.00 WIB. hehe 
terbesit dalam diri ini untuk segera memburu seluruh lahan yang bisa dimasuki sesuai kualifikasi. hingga saat ini sudah 2 bulan kurang rasanya menjadi "pengangguran".
apakah menyesal karena tidak langsung bekerja?
oh..tidak,
sempat iri dengan beberapa teman yang langsung mendaftar dan bisa mengajar di sekolah yang mereka inginkan, atau menikah dengan kekasih yang mereka dambakan #ehem..saya kapaan yaa, atau ada yang sudah membuka klinik bidan.

Irikah saya?
tidak.... @ciyuus ini


saya mensyukuri masa-masa ini, dimana saya bisa berada di rumah lebih lama dari hari biasaya, menyiapkan makan, membersihkan rumah dan mencucikan baju. merebus air setiap pagi sambil menanti sms yang mengajak akan kemana.. atau menunggu kabar untuk menjemput ibunda yang kucintai..

Aku nganggur?
tidak..... 
setiap orang punya episode yang Allah berikan tentu sesuai dengan apa yang ia rancang "siapa menanam menuai" #ilmu petani
aku menikmati masa-masa ini, masa dimana esok mungkin ku tak bisa berlama-lama di rumah karena harus menyiapkan urusan pribadiku.
aku bisa kemanapun yang ku mau..
melakukan yang kuinginkan...
menikmati hawa sejuk tanpa tertekan oleh alarm setiap jam 7, jam kuliah pertamaku
merasakan indahnya tawa canda bersama orang-orang yang jarang kutemui..

awal dari masalah adalah kurang ilmu #kata Aa Gym..
masa-masa santai ini gunakan mencari ilmu dan mengambil hikmah dari manapun..
syukuri tiap episode yang tersaji
maknai tiap pertemuan yang terjadi..
jangan galau dan risau
tetap semangat menyusun masa depan
walau kini dipandang pengangguran, biarkan...
jadi sarjana bukan karena ikut-ikutan,
bukan karena nyari gebetan
tapi karena tuntunan...

"tuntunlah ilmu sampai ke Negeri Makkah Madinah" 






0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
 

Lima Belas Menit Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review